Asyi'Q

Asyi'Q
Inilah generasi hebat penerus bangsa

Minggu, 16 Januari 2011

Katalis Baru Untuk Produksi Hidrogen Dari Air Laut



Suatu jenis katalis baru yang dapat menghasilkan hidrogen dari air laut telah dikembangkan oleh peneliti di Amerika. Katalis kompleks logam-oxo ini menunjukkan aktifitas katalitik dan kestabilan yang sangat tinggi, dan biaya produksinya cukup murah, kata para peneliti tersebut.
Hidrogen menarik perhatian para peneliti disebabkan dapat dijadikan sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan. Pada dasarnya, hidrogen diproduksi dengan mereaksikan antara uap air dengan gas metana dengan meggunakan katalis nikel, kekurangan metode ini adalah menghasilkan hasil samping berupa gas CO2 yag dapat mengakibatkan efek rumah kaca.
Jeffrey Long dan koleganya dari Universitas California, Barkeley, USA, membuat kompleks molibdenum-oxo yang bertindak sebagai elektrokatalis, sehingga dapat mereduksi energi yang diperlukan untuk membuat hidrogen dari air dengan menggunakan elektroda merkuri. Sebagai logam yang banyak terdapat dialam molibdenum dibandingkan dengan merkuri dimana untuk pembuatan skala produksi yang besar diperlukan biaya yang cukup tinggi.
Long menjelaskan bahwa kestabilan dari katalis disebabkan karena ikatan ligan terhadap logam molibdenum pada 5 posisi (pentadentat) sehingga ikatan tersebut membuat kompleksnya menjadi kuat. Molekul kompleks sangat kuat dan stabil dalam lingkungan air untuk jangka waktu yang lama sehingga kami tidak melihat adanya degradasi aktifitas katalis setelah tiga hari penggunaanya, kata Long.
Secara khsus, katalis yang dibuat Long juga stabil terhadap impuritas yang terdapat di dalam air laut, artinya bahwa air laut langsung bisa dipakai sebagai bahan produksi tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu. Para tim peneliti menggunakan air laut dari California dan menghasilkan hasil yang sama seperti mereka menggunakan air murni pada pH netral. Sebagai tambahan, tidak diperlukan adanya penambahan elektrolit jika kit menggunakan air laut, sehingga hal ini mereduksi biaya produksi dan menghilangkan keperluan asam organik sebagai pelarut yang memiliki efek samping dpat medegradasi katalis.
Long dan timnya berharap untuk dapat mengembangkan sistem ini sehingga dimasa yang akan datang katali ini dimungkinkan dapat dipakai bersama solar panel untuk menghasilkan gas hidrogen. Tim peneliti tersebut sekarang memodifikasi katalis untuk mereduksi potensial dimana reaksi elektrokimia terjadi dan membuat sistem menjadi jauh lebih baik.
Sumber artikel dan gambar dari http://www.rsc.org/

Permen karet yang tidak lengket



Pernah mengalami baju kesayangan Anda tertempel permen karet yang dibuang sembarangan? Atau mungkin permukaan sepatu Anda tertempel permen karet yang bertebaran di jalan-jalan? Cuma satu kata untuk mengungkapkan pengalaman tersebut, Menyebalkan !!!
Kali ini kamu tidak perlu khawatir lagi dengan pengalaman-pengalaman buruk tersebut karena sebuah tim penelitian yang dipimpin oleh Terence Cosgrove dari the University of Bristol, UK berhasil membuat produk permen karet baru yang mudah untuk dilepaskan dari rekatannya dibandingkan dengan permen karet pada umumnya sementara tetap menjaga citra rasa permen karet. Permen karet ini telah dipasarkan di Amerika dan berhasil merebut hati para konsumen disana.
Pada tahun 2007, Terence Cosgrove and koleganya bekerja sama dengan perusahaan Revolymer pertama kali mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menciptakan sebuah produk baru permen karet yang dapat dilepaskan dengan mudahnya dari hampir berbagai permukaan dan juga mudah berdispersi dalam air. Sejak itu, tim ini bergelut untuk menciptakan formulasi permen karet yang mampu dikomersialkan dan mampu untuk berkompetisi dengan produk-produk rival permen karet tradisional.
“Penelitian saya dimulai lebih dari 30 tahun yang lalu ketika saya tertarik dengan bagaimana polimer berinteraksi dengan permukaan sehingga bisa memecahkan misteri dari masalah dari penelitian ini” kata Cosgrove. “Tetapi motivasi saya sesungguhnya untuk menciptakan produk ini adalah ketika saya melihat begitu banyaknya permen karet yang berserakan di sepanjan jalan Inggris dan Amerika – permen karet itu ada diseluruh penjuru!!”
Permen karet tradisional menggunakan poly(styrene-co-butadiene) atau poly(ethylene-co-vinylacetate) sebagai bahan dasar karet. Namun, materi-materi memiliki sifat merekat ke permukaan dengan cepat dan sangat sulit untuk dilepaskan bahkan dengan deterjen sekalipun. Permen karet baru, yang dinamakan Rev7, berhasil mengatasi permasalahan ini karena permen ini merupakan amphiphilik kopolimer sisir yang terbuat dari bahan polisoprene sebagai kerangka utama dan poly(ethylene oxide) (PEO) sebagai cabangnya.
‘amphiphilik kopolimer graft ini tidak hanya akan mengurangi kekuatan adisi kepada permukaan, tetapi juga akan mengedrasi menjadi komponen polimer yang lebih mudah larut dalam air sehingga akan lebih mudah dibersihkan,’ komentar Stefan Bon, seorang kimiawan polimer di University of Warwick, UK. ‘Untuk mengatasi hal ini ada dua pemecahaan yang cermat, yaitu membuat permen karet yang tidak mudah lengket dan mudah dibersihkan sehingga lebih ramah lingkungan,’ tambahnya.
‘Banyak surfaktan yang membuat ikatan kompleks dengan PEO seperti sodium dodecyl sulfate, komponen yang umum digunakan dalam sabun dan deterjen, dan memudahkan deterjen lembut untuk melepas permen karet yang kita ciptakan dari berbagai permukaan termasuk pakaian dan karpet,’ ujar Cosgrove. Sifat hidrophilik dari PEO yang memungkinkan permen karet untuk stabil dan menyerap air merupakan salah satu kunci dari degradasi permen karet. ‘Permen karet ini akan terurai di dalam air menjadi partikel-partikel kecil dalam enam bulan dan oleh karenanya akan kembali kepada lingkungannya,’ tambah Cosgrove.

Sumber : www.chem-is-try.org

Senin, 20 Desember 2010

Kimia itu menyenangkan...

KIMIA itu sukar?
Sering terdengar banyak keluhan bahwa belajar kimia sangat sukar. Di antara beberapa keluhan adalah: Saya tidak cukup cerdas untuk belajar kimia, saya tidak dapat mengikuti jalan pikir kimiawan, saya takut gagal di mata pelajaran kimia, ingatan saya tidak cukup kuat untuk mengingat rumus dan fakta kimia.Yang harus pertama sekali diubah justru pandangan-pandangan keliru tentang Anda sendiri tadi. Pertama sekali Anda harus percaya bahwa Anda mampu untuk belajar kimia. Anda yakin bahwa kalau belajar dengan baik Anda akan sukses. Jadi pada dasarnya belajar kimia tidak berbeda dengan Anda belajar pelajaran lain ataupun Anda belajar naik sepeda.
Yang sangat diperlukan adalah tekad dan keyakinan kuat kalau Anda bekerja dengan baik Anda akan sukses.
Setelah tekad dan keyakinan ada, barulah Anda perlu tahu beberapa kiat untuk mendapatkan keterampilan kimia. Perlu diingat sama dengan Anda belajar sepeda, keterampilan itu akan Anda dapat kalau Anda berlatih, tidak cukup dengan membaca teori bersepeda tanpa pernah mempraktikkan.
Berikut beberapa pendekatan yang telah terbukti membantu banyak orang untuk belajar kimia.
Ciptakan gambaran nyata apa yang Anda pelajari
Kebanyakan hal yang dipelajari dalam kimia adalah hal yang abstrak. Atom, molekul, ikatan kimia, elektron adalah barang-barang yang tidak dapat secara langsung dilihat dan dirasakan. Sebuah gambar akan membantu Anda untuk mengingat dan mengerti dengan baik konsep penting. Atom misalnya dapat Anda bayangkan sebagai sebuah bola, dan setiap unsur memiliki bola yang berbeda berat dan warna misalnya.
Cobalah untuk mengaitkan apa yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari
Semua bahan yang ada di alam ini adalah bahan kimia. Udara, pohon, batuan, plastik, kosmetik, dan seterusnya. Masalahnya adalah bahan-bahan tersebut biasanya bukan bahan yang murni, tetapi berupa campuran yang rumit. Untuk membuat mudah dimengerti, diajarkan kimia dari bahan yang murni atau campuran paling dua bahan. Memang sering akan dijumpai kelakuan bahan murni jauh berbeda dengan kelakuan campuran bahan. Nah, dengan selalu mencoba untuk mengaitkan apa yang dipelajari dengan apa yang ada dalam keseharian akan membuat apa yang dipelajari menjadi lebih bermakna.
Sebagai contoh, dalam keseharian kita sering membuat minuman sirup, dengan menambahkan segelas air pada dua-tiga sendok makan sirup. Bila yang kita lakukan terbaik, kita tambahkan dua-tiga sendok makan air ke dalam satu gelas sirup, tentu tidak akan enak diminum karena sirupnya terlalu kental. Di sini kita mendapat pengalaman tentang pengertian konsentrasi larutan.
Hubungkan gambaran makro dengan gambaran mikro
Garam dapur dalam bahasa kimia dapat berarti padatan putih yang juga kita gunakan untuk mamasak atau bahan yang tersusun atas ion Na+ dan Cl-. Gambaran pertama adalah gambaran makro, yang kedua adalah gambaran mikro. Gambaran mikro adalah yang tidak pernah kita saksikan secara langsung, yang Anda harus hadirkan dalam bayangan. Gambaran makro adalah kumpulan dari bertrilyun-trilyun atom atau ion sehingga dapat kita lihat, sentuh dan rasakan. Karena kimia berbicara dengan kedua bahasa, tugas Anda adalah mempelajari bahan dan sifatnya dari kedua pandangan itu.
Gambaran mikro sering digunakan untuk merasionalisasi apa yang terjadi pada skala makro. Kita misalnya merasionalisasi sifat getas dari kristal ionik karena pada krisal ionik tersusun ion yang berlawanan muatan berdampingan. Bila dikenai tekanan, maka ion yang sama muatannya mungkin akan berdampingan, yang berakibat terjadi tolak-menolak sehingga mudah pecah.
Belajar dengan rutin dan segera perbaiki kesalahan
Yang juga unik dari pelajaran kimia adalah banyak sekali konsep yang dibangun secara bertahap, satu konsep mendasari konsep berikutnya; konsep yang berikutnya lagi dapat dimengerti kalau dua konsep terdahulu sudah dimengerti dengan baik, dan seterusnya. Konsep-konsep berikutnya sering dimunculkan dengan kecepatan yang lebih tinggi dari konsep sebelumnya. Nah, dengan keadaan seperti ini nasihat yang sudah sering Anda dengar menjadi penting: Belajarlah secara rutin.
Ini juga merupakan kunci dari belajar apa saja, kalau kembali ke contoh belajar sepeda. Kalau sebelum Anda belum menguasai bersepeda, Anda hanya belajar satu hari dalam setiap bulannya, dapat dibayangkan kapan Anda baru akan menguasai.
Belajar secara rutin juga memungkinkan Anda untuk segera tahu masalah atau kesalahan yang Anda buat dan dengan cepat pula Anda dapat mencari penyelesaiannya. Penting sekali Anda pelajari kesalahan Anda dan segera mencari penyelesaian yang tepat, sebab kalau tidak Anda akan mengulang kesalahan yang sama.
Gunakan cara yang berbeda untuk hal yang berbeda
Kimia bukan hanya hitung-menghitung, walaupun kemampuan itu merupakan komponen penting dalam kimia. Kimia juga berisi beberapa fakta yang harus diingat, kosakata khusus yang harus dipelajari, hukum-hukum yang mengaitkan satu ide dengan ide lain yang harus dimengerti. Mempelajari fakta tentu lain caranya dengan mempelajari teknik berhitung, lain lagi dengan mempelajari hukum.
Untuk mengigat fakta dengan lebih baik, sering Anda diberi contoh untuk membuat apa yang disebut jembatan keledai. Misalnya unsur-unsur golongan alakali Anda ingat dengan: Hajah Lina Naik Kuda Rebutan Cowok sampai Frustasi. Cara yang lain misalnya dengan menuliskan, dengan membuat kartu dan bermain dengan kartu itu dan sebagainya.
Untuk mempelajari konsep dengan baik Anda harus belajar dengan aktif. Maksudnya Anda harus mencatat dengan baik konsep yang Anda pelajari, perhatikan benar-benar kata-kata kunci dalam pengertian konsep tersebut, cari contoh-contoh tambahan untuk konsep itu, hubungkan dengan konsep yang telah dipelajari sebelumnya.
Selain itu, Anda juga harus sensitif dengan bahasa kimia. Sering oksigen itu berarti O2 maupun O. Misalnya dalam kalimat oksigen adalah komponen penting dalam atmosfer, yang dimaksud adalah O2. Sedang dalam kalimat hitung kadar oksigen dalam mineral apatit, maka yang dimaksud adalah O. Nah, kensensitifan itu Anda akan peroleh jika Anda belajar secara kontinu, sama dengan kesensitifan kaki Anda mengenali bentuk pedal sepeda tumbuh dengan seringnya Anda belajar naik sepeda.
Untuk mempermudah mempelajari hukum-hukum dalam kimia Anda dapat menggunakan teknik: pelajari dengan baik fakta dan konsep yang mendasari, gunakan kata-kata Anda sendiri untuk mengungkapkan lagi hukum tersebut, tentukan keberlakuan hukum tersebut, dan tentukan pula apa yang dapat dicapai dengan hukum tersebut.
Sebagai contoh hukum gas ideal pV = nRT, tanyakan apa gas ideal itu? Kemudian perhatikan hukum itu hanya berlaku untuk gas ideal, gas nyata tidak akan mengikuti persamaan itu, dan Anda pun harus dapat sampai menghayati bahwa dengan hukum ini Anda dapat menghitung salah satu dari p, V, n atau T bila tiga yang lain diketahui.
Yang harus diingat, hukum (rangkuman keteraturan) sering mempunyai kekecualian, Anda harus ingat dengan baik kekecualian ini: misalnya, semua senyawa sulfida tidak melarut, kecuali (NH4)2S.
Demikian beberapa tips, ingat sekali lagi, tips ini hanya akan bermanfaat kalau Anda menggunakannya dalam belajar dengan kontinu.
(Oleh Ismundar, PhD, Dosen Kimia ITB)

Makan di Depan Komputer Bisa Tingkatkan Nafsu Makan

Banyak dari kita bersalah atas hilangnya akal ketika satu tangan memegang kue dan tangan lainnya mengetik  komputer.
Kini para ilmuwan telah mengungkapkan bahwa makan di meja kerja membuat seseorang makin  menyukai makanan ringan sepanjang hari. Para peneliti dari Universitas Bristol  meneliti cara  memori dan perhatian dalam mempengaruhi nafsu makan.
Mereka meminta satu kelompok partisipan untuk makan pada saat jam makan siang dengan sembilan menu berbeda sambil bermain solitaire di depan komputer.Kelompok kedua diberi makanan yang sama tetapi tanpa solitaire.
Ternyata, setelah ditanya, kelompok yang bermain solitaire merasa kurang kenyang. Dampaknya berlangsung lama, hingga satu setengah jam kemudian partisipan yang makan sambil main solitaire mengambil biskuit coklat dua kali lebih banyak dibandingkan partisipan yang tak main game.
Pada akhir pengujian itu, partisipan yang main game ternyata lebih sulit untuk mengingat  urutan kudapan yang mereka santap. Para ilmuwan mengatakan temuan mereka menunjukkan bahwa gangguan seperti main game dapat memicu penambahan jumlah makanan sepanjang hari dan bisa berdampak signifikan pada obesitas.
Pemimpin studi itu, Dr Jeff Brunstrom mengatakan,"ketika orang berpikir tentang ingatan, mereka berpikir tentang mengingat daftar belanjaan dan nama orang dan hal-hal seperti itu. Kenyataannya memori  membantu kita bahkan tanpa berpikir. Memori  membantu kita mengingat bagaimana berjalan ke tempat kerja. Kami mencoba untuk memperkirakan bahwa hal itu juga berdampak pada nafsu makan."
Penelitian sebelumnya mencatat dampak yang sama pada  orang yang makan sambil menonton televisi.

wow...buat yang lagi diet mending ga usah coba-coba deh ngemil sambil maen komputer,,,he..

Minggu, 12 Desember 2010

UN Jadi Acuan Masuk PTN Mulai 2012

Liputan6.com, Surabaya: Hasil Ujian Nasional (UN) akan menjadi acuan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) pada tahun 2012. "Pelaksanaan UN akan kami bahas, tapi insya-Allah UN mulai tahun depan (masa setelah tahun ajaran 2011/2012 atau tahun 2012) bisa jadi acuan masuk PTN," kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (12/12).
Di sela-sela peresmian Taman Bacaan Masyarakat milik Pesantren Putri NU Surabaya di kompleks Rumah Sakit Islam Wonokromo, Surabaya, ia menyebut UN akan dikembangkan dalam dua formula. "Dua formula untuk UN adalah comprehensiveness dan kontinuitas. Comprehensiveness adalah UN merupakan perpaduan nilai prestasi kognitif, afektif, dan psikomotorik," kata M. Nuh.
Menurut dia, comprehensiveness berarti nilai UN tak hanya mempertimbangkan prestasi semata, namun melihat nilai dari kelas satu hingga lulus, lalu dipadukan nilainya. "Untuk kontinuitas, kami usahakan hasil UN di SMA akan dapat dipakai untuk PTN. Target kami ya mulai tahun (ajaran) mendatang," kata mantan Rektor ITS Surabaya itu.
Ketika ditanya tentang keinginan anggota DPR agar tidak ada UN ulangan, ia mengatakan hal itu akan dibicarakan dengan anggota Komisi X DPR RI. "Nanti, kami bahas dengan DPR. Kita tunggu saja hasilnya," katanya. Tahun 2010, jumlah siswa SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi sangat tinggi yaitu 59,8 persen, sedangkan jumlah mahasiswa saat ini mencapai 4,66 juta.